Soto Kudus Cocok untuk Makan Siang

Soto Kudus adalah soto yang berasal dari Kudus. Soto Kudus terdapat dua jenis soto ayam dan soto kerbau. Soto Kudus cenderung berasa manis dan sedikit lebih encer.

Pantai Tirta Samudra Bandengan Jepara

Jepara bukan hanya kota dengan kerajinan ukirnya atau dengan ikon pahlawan R. A. Kartini tetapi kota ini juga menyimpan keindahan pantainya, salah satunya yaitu pantai Tirta Samudra atau biasa disebut pantai Bandengan (sekitar 7 km di utara pusat kota Jepara) Kabupaten Jepara Jawa Tengah Indonesia.

Tips Memperbaiki Tidur yang Nyaman

Waktu tidur yang cukup sangat diperlukan agar tubuh punya waktu untuk melakukan recovery sehingga punya kekuatan untuk menjalankan aktivitas seharian keesokan harinya.

Just Remind

Pernah ada anak lelaki dengan watak buruk. Ayahnya memberi dia sekantung penuh paku, dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham dengan orang lain.

4 Sehat 5 Sempurna dulu, Kini PGS Sebagai Penggantinya

Indonesia kini resmi menggunakan Pedoman Gizi Seimbang (PGS) untuk menyiapkan pola hidup sehat masyarakat Indonesia dalam menghadapi 'beban ganda masalah gizi', yaitu ketika kekurangan dan kelebihan gizi terjadi secara bersama.

Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 April 2012

Meninggal Karena Gagal Jantung Saat Olahraga

Beberapa saat lagu terjadi peristiwa yang mengagetkan bagi dunia olahraga sepak bola pada khususnya. Pemain Livorno salah satu club Serie B Liga Italia meninggal saat perjalanan ke rumah sakit yang sebelumnya sempat jatuh karena serangan jantung saat pertandingan berjalan. Belum genap sebulan di daratan Inggris telah terjadi peristiwa yang sama, yaitu Fabrice Muamba, pemain Bolton Wanderers yang mendapat serangan jantung saat membela timnya melawan Tottenham Hotspurs pada ajang Piala FA. Beruntungnya, Muamba yang jantungnya sempat terhenti berdetak selama 78 menit akhirnya terselamatkan akibat penanganan yang sangat cepat. 

Selain dua peristiwa di atas masih banyak para atlet yang bernasib serupa sebut saja Marc Vivien Foe meninggal ketika memperkuat tim nasional Kamerun yang tampil di Piala Konfederasi di Lyon, Prancis, 26 Juni 2003. Saat melawan Kolombia, Foe tiba-tiba terjatuh di lapangan dan dinyatakan meninggal 15 menit kemudian.

Antonio Puerta meninggal saat membela Sevilla pada partai pembuka Liga Spanyol 28 Agustus 2007. Puerta mengalami gagal jantung saat timnya berhadapan dengan Getafe.

Di dalam negeri, pemain Persebaya Eri Irianto juga mengalami serangan jantung saat membela timnya melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora 10 November. Eri kemudian dinyatakan meninggal di RS Dokter Sutomo Surabaya.

Jumadi Abdi adalah pemain lainnya yang tewas setelah mengalami insiden di lapangan. Jumadi adalah pemain Bontang FC yang mengalami kerusakan organ vital bagian dalam, setelah bertubrukan dengan pemain lawan. 

Sebelumnya, aktor sekaligus politisi Partai Demokrat Adjie Massaid dan seniman kawakan Benyamin Sueb meninggal usai bermain sepak bola, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Widjajono Partowidagdo saat tengah melakukan pendakian Gunung Tambora, Sumbawa, Nusa Tenggara Bara.

Mengapa itu bisa terjadi? Padahal banyak dari mereka yang merasa sehat bugar dan bahkan tidak mempunyai gejala penyakit jantung sebelumnya. Berikut akan saya jelaskan penyebabnya.

Saat aktifitas fisik yang berat tubuh membutuhkan oksigen untuk kelangsungan energi bagi tubuh. Telah kita ketahui tugas jantung adalah sebagai pemompa darah yang kaya oksigen ke seluruh tubuh termasuk bagi jantung itu sendiri. Jantung akan memompa sangat cepat sesuai dengan kebutuhan tubuh yang sangat tinggi, kemudian jika berlanjut terus menerus irama jantung akan tidak teratur dan lama kelamaan otot jantung tidak mampu lagi beraktifitas karena kerja yang berlebihan. Sehingga tidak dapat menyuplai darah dengan oksigen ke tubuh dan yang paling penting ke jantung itu sendiri yang pada akhirnya jantung akan berhenti.

Itulah kurang lebihnya penjelasan tentang peristiwa-peristiwa di atas. Ingat bukan berarti kita menjauhi olah raga, aktifitas fisik sangat penting untuk kesehatan. Kalau kita teratur berolahraga pasti tidak akan terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan.

Jumat, 13 April 2012

Kopi Menyebabkan Penyakit Darah Tinggi (Hipertensi Kronis), Benarkah?

Hampir semua orang pasti mengenal jenis minuman yang satu ini. Ya, minuman yang kerap menemani pagi anda dan sahabat saat duduk-duduk santai ini memang nikmat, kosentrasi kita akan meningkat saat meminumnya. Tetapi ada sebagian orang bahwa kopi adalah tokoh jahat yang siap memangsa penikmatnya. Wow, seram sekali, apakah tidak berlebihan? Mengapa mereka beranggapan seperti itu?

Kebanyakan orang menganggap bahwa banyak minum kopi adalah salah satu penyebab atau menimbulkan penyakit darah tinggi, yang saya maksud penyakit darah tinggi yang kronis atau menahun. Yuk, kita tinjau dari segi ilmiah.

Kafein merupakan jenis alkaloid yang secara alamiah terdapat dalam biji kopi, daun teh, daun mete, biji kola, biji coklat, dan beberapa minuman penyegar. Kafein memiliki berat molekul 194.19 dengan rumus kimia C8H10N8O2 dan pH 6.9 (larutan kafein 1% dalam air). Secara ilmiah, efek langsung dari kafein terhadap kesehatan sebetulnya tidak ada, tetapi yang ada adalah efek tak langsungnya seperti menstimulasi pernafasan dan jantung, serta memberikan efek samping berupa rasa gelisah (neuroses), tidak dapat tidur (insomnia), dan denyut jantung tak berarturan (tachycardia).

Kafein mengikat pada reseptor pada permukaan sel-sel otot jantung, yang menyebabkan peningkatan tingkat cAMP dalam sel (dengan memblokir enzim yang mendegradasi cAMP), meniru efek dari epinefrin (yang mengikat ke reseptor pada sel yang mengaktifkan cAMP produksi). cAMP bertindak sebagai "utusan kedua," dan mengaktifkan sejumlah besar protein kinase A (PKA; cAMP-dependent protein kinase). Hal ini memiliki efek keseluruhan meningkatkan laju glikolisis dan meningkatkan jumlah ATP yang tersedia untuk kontraksi otot dan relaksasi. Menurut sebuah studi, kafein dalam bentuk kopi, secara signifikan mengurangi risiko penyakit jantung pada studi epidemiologi. Namun, efek perlindungan hanya ditemukan pada partisipan yang tidak parah hipertensi (misalnya, pasien yang tidak menderita tekanan darah sangat tinggi). 

Dengan meningkatnya aktivitas otot termasuk otot jantung menyebabkan jantung memompa darah lebih cepat dan darah yang keluar dari jantung menuju ke seluruh tubuh akan mempunyai tekanan yang tinggi. Tetapi apa bila kafein dalam tubuh telah habis kadarnya dalam tubuh jantung akan kembali normal. 

Sedangkan pada penyakit hipertensi tekanan akan terjadi terus menerus dan sangat sensitif dengan peningkatan yang lebih tinggi. Tingginya tekanan disebabkan adanya sumbatan dalam pembuluh darah oleh lemak yang mengeras atau aterosklerosis, kelainan pada ginjal, kelainan jantung dll. Maka bagi anda yang tidak mempunyai penyakit darah tinggi tidak masalah dengan rutin mengkonsumsi kopi karena efek kafein hanya sementara selama kafein berada dalam tubuh. Walaupun efek kafein hanya sesaat tetapi bagi anda yang mempunyai penyakit darah tinggi haram untuk icip-icip kopi karena peningatan tekanan darah pada penderitanya akan sangat berbahaya bahkan bisa menyebabkan stroke dan kematian karena pecahnya pembuluh darah yang sudah mengalami gangguan sebelumnya.


Jadi untuk anda yang ingin mencoba kopi jangan takut untuk meminumnya tapi semua akan lebih baik kalau minum sewajarnya dan jangan berlebihan. Justru kopiadalah minuman yang menyehatkan jika konsumsinya terkendali.


Minggu, 25 Maret 2012

Tips Mengurangi Bau dan Banyaknya Kentut (Flatus)

Kebiasaan flatus pasti dialami semua orang, baik anak-anak, dewasa mapun usia lanjut. Flatus adalah kebiasaan normal (fisiologis) yang merupakan gas atau udara dalam saluran cerna yang dikelarkan melalui anus. Walaupun normal tetapi jika mempunyai frekuensi yang berlebihan akan sangat mengganggu, apalagi kalau mengeluarkan bau yang busuk dan berbunyai kencang dijamin orang-orang di sekitar anda akan menjauhi anda. 

Sebelum kita mengatasi kebiasaan flatus yang berlebihan mari kita berkenalan dengan si kentut ini. Flatus adalah gas atau udara dalam saluran cerna yang dikeluarkan lewat anus. Secara normal rata-rata setengah liter sehari dalam 14 kali kentut.

Asal Gas Kentut 
  1. Gas flatus berasal dari udara yang kita tertelan oleh kita, pada saat makan secara tidak sadar kita ikut memasukkan udara ke dalam pencernaan kita. Makan tergesa-gesa menjadikan semakinbanyaknya udara yang kita masukkan.
  2. Gas dari darah yang berdifusi (menembus) ke dalam usus halus dan hasil pencernaan dari lambung yaitu reaksi antara asam lambung dan bikarbonat di mana gas yang dihasilkan masuk ke dalam usus halus.
  3. Gas hasil dari fermentasi bakteri di dlam usus besar. Ini karena banyaknya karbohidrat dan makan yang lain yang menumpuk sehingga mengalami fermentasi oleh bakteri dan mengalami pembusukkan.
Komposisi gas kentut antara lain :
  1. Nitrogen dari udara yang kita telan
  2. Karbondioksida yang berasal dari reaksi asam lambung dengan bikarbonat dan dari hasil fermentasi bakteri
  3. Metana dan Hidrogen yang berasal dari fermentasi bakteri.
Kemudian, apa yang mempengaruhi proporsi gas yang kita hasilkan? Ada beberapa yang menyebabkan diantaranya :
  1. Jenis makanan yang kita makan, ada beberapa  makanan yang bisa menambah banyaknya gas dalam pencernaan kita yaitu  kacang-kacangan, kubis atau kol, bawang, kembang kol, jagung, cuka dll. 
  2. Jumlah udara yang ditelan, semakin kita tergesa-gesa saat makan akan meningatkan gas yang masuk.
  3. Jenis dan jumlah bakteri dalam usus.
  4. Semakin lama kita menahan flatus akan semakin banyak gas yang terkumpul di dalam saluran cerna maka gas yang dikeluarkan akan semakin besar.
Penyebab kentut berbau busuk karena mengandung hidrogen sulfida + merkaptan, hal mana termasuk sulfur yang diproduksi oleh bakteri usus. Semakin banyak sulfur dalam makanan, kentut akan semakin bau. Contoh makanan yang mengandung banyak sulfur adalah telur dan daging, yang  berperan besar dalam menghasilkan bau busuk kentut.

Nah, jika sudah mengetahui asal-usul kentut pasti anda sudah tahu bagaimana cara mengatasi vlume kentut yang berlebih dan bau kentut yang terlalu busuk.

Cara Mengatasi Bau Serta Volume dan Frekuensi Flatus yang Berlebihan
  1. Makanlah yang tertatur dengan membatasi konsumsi makanan yang berpotensi atau memicu terbentuknya gas seperti keju, es krim, salad, makanan berlemak tinggi, brokoli, bawang, asparagus, buah pir, apel, peach, minuman bersoda, sari buah, makanan yang mengandung sorbitol (poliol atau alkohol gula untuk bahan pemanis), seperti makanan diet sugar free. Karbohidrat yang terlalu tinggi juga bisa memicu banyaknya gas yang dihasilkan. Makanan pedas ikut andil dalam pembentukan gas karena terkait peningkatan asam lambung.
  2. Kunyah makanan secara pelan-pelan dan sempurna dan kurangi jumlah makan yang terlalu banyak.
  3. Hindari menelan udara. Kurangi kebiasaan mengunyah permen karet, merokok, menghisap permen, minum melalui sedotan, atau minum langsung dari mulut botol 
  4. Melakukan aktifitas fisik seperti olahraga akan membantu membakar kalori agar tidak menumuk dalam perut 
  5. Hindari makanan yang berbau seperti durian, petai, jengkol dll. 
  6. Jika mengalami flatus (kentut) berlebih sedangkan anda tidak memakan makanan yang memicu pembentukan gas, minumlah obat bebas yang mengandung simetikon dan antasida (obat yang digunakan untuk penanganan masalah lambung). 
  7. Jika gejala terus berlanjut, segera periksakan diri ke dokter. 
Mari kita jaga diri kita dari hal-hal yang membuat kita malu atau minder, hindarilah sesuatu yang membuat anda dijauhi, jangan mempermalukan diri anda sendiri agar orang di sekitar anda makin sayang dan cinta kepada anda. Salam hangat untuk orang di samping anda.






Selasa, 20 Maret 2012

Mengapa Roti Lebih Cepat Membuat Lapar dari pada Nasi?

Apa alasan orang Indonesia lebih suka makan nasi dari pada makan roti? Tepat sekali, roti tidak mengenyangkan perut orang Indonesia dan nasi adalah makanan pokok yang bisa mengenyangkan. Bahkan ada ungkapan yang sangat terkenal "belum dikatakan makan kalau belum makan nasi", karena memang nasi adalah makanan yang bisa mengenyangkan dan bisa bertahan lebih lama dari roti. Lalu How about bread? Mengapa roti sulit membuat kita kenyang dan cepat membuat lapar?

Ternyata roti mempunyai kandungan sejenis karbohidrat sederhana yaitu jenis karbohidrat yang mengandung kadar gula tinggi, ketika dicerna akan langsung menjadi energi dengan cepat dan meningkatkan kadar gula darah. Terigu sebagai bahan dasar pembuat roti sebetulnya sama dengan nasi yaitu termasuk jenis karbohidrat sederhan, hanya yang membedakan adalah roti disajikan sudah dalam bentuk olahan yang lembut sehingga lebih mudah dicerna dan lebih cepat menjadi energi.  Roti bisa mengenyangkan kita kurang lebih selama 2 jam sedangkan nasi bisa sampai 4 jam. Inilah yang menyebabkan mengapa roti lebih cepat membuat kita lapar dari pada nasi.

Sebagai tambahan, selain nasi dan roti yang merupakan sumber karbohidrat sederhana adalah, gula pasir, sirup dll. Karbohidrat sederhana lebih cepat mencapai darah dalam bentuk glukosa, sehingga terjadi peningkatan insulin (hormon yang mengubah glukosa menjadi bentuk simpanan glikogen) dalam darah. Peningkatan insulin terus-menerus dan cepat bisa membuat resistensi gula terhadap insulin sehingga gula tidak bisa disimpan dalam bentuk glikogen dan tetap tinggi kadarnya di dalam darah, yang bisa menyebabkan penyakit diabetes. Ditambah lagi kita cepat lapar karena yang kita makan adalah karbohidrat sederhana, maka kita akan berusaha menghilangkan lapar dengan makan lagi dan lagi. Jadi semakin banyaklah gula di dalam darah.

Agar kita lebih lama merasa kenyang dan tidak terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat sederhana ada solusi yang bisa mengurangi resiko diabetes dan kegemukan karena karbohidrat sederhana, yaitu dengan makan karbohidrat kompleks yang merupakan karbohidrat yang lebih lama diproses menjadi energi dari pada karbohidratbsederhan. Contoh makananya seperti roti gandum, sereal gandum, nasi merah, jagung, ubi dan singkong, oatmeal, nasi merah, brown rice dll. 

Sekarang mau pilih mana? roti, nasi putih, singkong atau brown rice?




Minggu, 18 Maret 2012

Mengapa Minum Obat Sebelum dan Setelah Makan?

"Diminum sesudah makan ya pak!" Begitula ungkapan seorang dokter kepada seorang pasien pada saat memberikan obat. Sebagian dari anda ada yang belum tahu mengapa minum obat harus sebelum dan setelah makan. Bahkan ada yang diminum dua jam setelah makan atau satu jam sebelum makan dan sebagainya. Hal ini berkaitan dengan obat yang diberikan dan tubuh kita sebagai sang penikmat obat.


Obat bisa berefek positif jika sudah melewati beberapa tahapan, mulai dari pemasukan, penyerapan, peredaran dalam darah, dan mengenai sasaran yang akan dituju, kemudian bisa berkurang efeknya saat melalui penyaringan di hati ataupun di ginjal. Dalam proses tersebut tidak serta-merta tanpa hambatan, dan hambatan terbesar adalah saat proses penyerapan. Karena interaksi dengan zat lain seperti makanan dan kondisi pencernaan bisa menghambat atau malah mempercepat penyerapan.

Ada beberapa alasan mengapa obat diberikan sebelum dan setelah makan bahkan ada yang bersamaan saat makan serta waktu-waktu tertentu seperti sebelum tidur.

Pertama, obat mempunyai tingkat keasaman, seperti yang biasa anda ketahui  zat atau obat yang 'berpangkat' HCl atau asam yang lainnya harus diminum setelah makan, karena kalau sebelum makan keadaan lambung kita masih aktif mengeluarkan asam lambung. So, jika obat diminum sebelum makan lambung akan semakin asam, yang ada malah mengiritasi lambung kita. Sebalknya jika obat bersifat basa akan diberikan sebelum makan.

Kedua, semua obat dapat diserap dalam kondisi tertentu, ada yang diserap dalam suasana asam dan ada pula yang dalam keadaan normal (setelah makan) dan sebagainya.

Ketiga, obat yang ditujukan untuk sasaran tertentu, contohnya obat diabetes ada yang diminum satu jam sebelum makan, satu jam setelah makan dan saat makan. Jika obat diminum beberapa saat sebelum makan, karena kerja obat itu sendiri yang aktif saat glukosa (gula) tinggi dalam darah yang disesuaikan dengan waktu puncak aktif obat dalam tubuh. Logikanya, obat mempunyai puncak aktif satelah 3 jam diminum, sedangkan glukosa bisa mencapai kadar tinggi dalam darah kurang lebih 2 jam, jadi (3 jam - 2 jam = 1jam). Begitu juga dengan obat yang diminum 1 jam setelah makan. Ada juga obat kolesterol yang harus diminum sebelum tidur, ini dikarenakan sistem tubuh yang berkaitan dengan penyakit tersebut aktif saat malam hari maka harus dinonaktifkan.

Keempat, obat infus diberikan tidak melihat apakah orang sudah atau belum makan. Ini karena obat langsung dimasukkan ke pembuluh darah dan langsung menuju sasaran dalam waktu yang singkat, tentunya tidak melihat asam atau tidaknya kondisi lambung.

Bagaimana kalau minum obat yang diminum tidak sesuai dengan waktunya? Misalnya obat yang seharusnya diminum setelah makan tetapi diminum sebelum makan. Seperti yang sudah saya jelaskan diatas, ini masalah kepatuhan dalam mengkonsumsi obat, jiaka ingin cepat sembuh ikutilah aturan pakai.

Mudah-mudahan yang saya tuangkan bisa menambah pengetahuan bagi anda dan tidak bingung lagi kalau dokter memberi obat dengan anjuran-anjurannya khususnya waktu minum. Salam.

Do'a sebelum minum obat : 
Allohumma inni as-alukal ‘aafiyata adz-hib al-ba-sa robbannaas. isyfi antasy-syaafii laa syifaa-a illaa syifaauka laa yughoodiru saqomaa
Ya Alloh, aku mohon kesehatan kepada-Mu, hilangkanlah penyakit wahai pemelihara manusia. Sembuhkanlah karena Engkaulah yang dapat menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari Engkau, yaitu kesembuhan yang tidak meninggalkan rasa sakit

Jumat, 16 Maret 2012

Tidur dengan Lampu Menyala Tidak Baik Bagi Kesehatan

Anda termasuk orang yang menyukai tidur dengan lampu menyala? atau karena takut dan trauma tertentu yang menyebabka anda lebih memilih lampu menyala saat tidur malam. Sebaiknya anda melatih dan membiasakan dengan keadaan lampu padam. 

Ada beberapa pengaruh yang tidak baik terhadap tubuh jika kita tidur dalam keadaan lampu menyala, ini berkaitan dengan menurunnya produksi hormon melatonin diantaranya :

Meningkatkan resiko kanker.
Kok Bisa? Ya, karena penurunan hormon melatonin, dimana hormon ini adalah salah satu hormon kekebalan tubuh,yaitu sebagai antioksidan untuk kelangsungan fungsi kesehatan jantung, antikanker termasuk kanker payudara dan kanker prostat, gangguan-gangguan endokrin, pencegah proses penuaan termasuk juga pemeliharaan fungsi seksual . Hormon melatonin ini tidak akan muncul jika orang tidur malam hari dengan lampu menyala. Adanya cahaya atau sinar membuat produksi hormon melatonin akan berhenti. 

Seorang Biolog, Joan Roberts menemukan rahasia setelah melakukan percobaan pada hewan. Ketika hewan tersebut diberi cahaya buatan pada malam hari, melantonin nya(salah satu hormon dalam sistem kekebalan yang mampu memerangi dan mencegah berbagai penyakit termasuk kanker payudara dan kanker prostat) menurun dan sistem kekebalan tubuhnya melemah. Rupanya, cahaya Lampu – seperti juga TV – menyebabkan hormon menjadi sangat lelah. Keadaan malam yang gelap diam-diam berkolaborasi dengan tubuh. Hanya dalam keadaan yang benar-benar gelap tubuh menghasilkan Melantonin. Sebaliknya, tidur dengan lampu menyala di malam hari – sekecil apapun sinarnya menyebabkan Produksi hormon melantonin terhenti.

Meningkatkan Resiko Penyakit Jantung
Walau masih banyak pro dan kontra tentang banyaknya fungsi melatonin yang cukup variatif terhadap tubuh, namun sebagai antioksidan, beberapa penelitian sudah menemukan bahwa melatonin cukup efektif dalam proses menetralisir gugus OH yang menjadi sasaran dalam proses penghancuran radikal bebas yang menyerang tubuh, bahkan dalam beberapa riset dikabarkan lebih kuat dibandingkan antioksidan lain seperti vitamin E, C, selenium atau glutation.

Berkaitan dengan fungsi ini, para peneliti tadi berpendapat bahwa melatonin juga dapat menghambat peningkatan kolesterol sehingga mencegah pembentukan endapan plak yang menyumbat dinding pembuluh darah sehingga baik digunakan untuk menjaga kesehatan jantung. Maka jika produksi berkurang bisa menyebabkan gangguan jantung.

Tidur yang berkualitas di malam hari merupakan upaya optimalisasi dalam detoksifikasi untuk menetralisir toksin yang mengontaminasi tubuh. Detoksifikasi tubuh, terjadi terutama pada hati, tercapai optimal saat tidur. Mekanisme tersebut berkaitan erat dengan diproduksinya antioksidan sebagai penetral toksin. Pada tidur yang berkualitas, detoksifikasi hati dapat berjalan optimal, khususnya dalam pembentukan asam amino glutathione sebagai antioksidan yang menetralisasi stres oksidatif dan radikal bebas.

Menganggu Jam Tidur Biologis
Semakin malam semakin gelap tubuh kita akan merasa lelah dan mengantuk. Ini jelas wajar, sintesis dan sekresi hormon melatonin oleh kelenjar pineal meningkat seiring dengan semakinnya malam. Hormon inilah yang menyebabkan kita menjadi mengantuk di malam hari. Fungsi dari rasa kantuk adalah sebagai sinyal positif tubuh agar segera mengistirahatkannya. Hormon yang mempengaruhi irama sirkadian ini kemudian akan menyesuaikan sehingga terjadi sinkronisasi antara siklus tidur dengan siklus pergantian siang dan malam di lingkungan.

Tidur yang berkualitas dalam artian bahwa dalam selang waktu selama kita tidur, otak kita benar-benar dalam keadaan beristirahat. Sinar cahaya saat kita tidur menjadikan kualitas tidur kita kurang baik, ini dikarenakan sinar tersebut masih berperan sebagai perangsang stimulator kerja otak. Secara ilmiah, cahaya yang ada dalam ruangan tidur akan menembus sampai bagian mata kita walaupun dalam keadaan terlelap, sinar tersebut akan memasuki ruangan stimulator yang nantinya direspon oleh otak. Dengan kata lain walaupun mata kita terpejam, tetapi jika ada cahaya yang bersinar maka otak kita akan bekerja untuk merespon atau mengartikan cahaya yang masuk tersebut.

Anak Beresiko Menderita Leukimia
Anak-anak yang tidur dengan lampu menyala beresiko mengidap leukemia. Para ilmuwan menemukan bahwa tubuh perlu suasana gelap dalam menghasilkan zat kimia pelawan kanker. Bahkan ketika menyalakan lampu toilet, begadang, bepergian melintas zona waktu, lampu-lampu jalanan dapat menghentikan produksi zat melatonin.

Tubuh memerlukan zat kimia untuk mencegah kerusakan DNA dan ketiadaan zat melatonin tersebut akan menghentikan asam lemak menjadi tumor dan mencegah pertumbuhannya.

Prof. Russle Reiter dari Texas University yang memimpin penelitian tersebut mengatakan “Sekali Anda tidur dan tidak mematikan lampu selama 1 menit. Otak Anda segera mendeteksi bahwa lampu menyala seharian dan produksi zat melatonin menurun”.

Jumlah anak-anak pengidap leukimia naik menjadi dua kali lipat dalam kurun 40 tahun terakhir. Sekitar 500 anak muda dibawah 15 tahun didiagnosa menderita penyakit ini pertahun dan sekitar 100 orang meninggal.

Sebuah konferensi tentang anak penderita leukimia diadakan di London menyatakan bahwa orang menderita kanker akibat terlalu lama memakai lampu waktu tidur dimalam hari dibanding dengan yang tidak pernah memakai lampu waktu tidur.

Hal ini menekan produksi melatonin dimana normalnya terjadi antara jam 9 malam s/d jam 8 pagi. Penelitian terdahulu telah menunjukkan bahwa orang-orang yang paling mudah terserang adalah para pekerja shift yang memiliki resiko terkena kanker payudara. Pada kenyataannya, Orang-orang buta tidak rentan terhadap melatonin memiliki resiko yang lebih rendah mengidap kanker. 

Pemborosan 
Kalau yang satu ini sudah jelas, tidak usah ada tinjaun ilmiah. Boros energi serta boros biaya.

Maka dari itu, ayo kita latih untuk tidur tanpa menyalakan lampu. Bagi anda yang takut akan gelap, marilah kita biasakan sedikit demi sedikit.

 





Sabtu, 10 Maret 2012

Bahaya Limbah Rumah Sakit

Baru-baru ini sedang dipergunjingkan di stasiun-satasiun televisi swasta nasional dengan adanya pengelolaan limbah rumah sakit yang tidak bagus, bahkan ada banyak mainan anak-anak yang memakai limbah tersebut.

Seperti yang kita ketahui bahwa limbah dari kegiatan medis adalah bahan bekas yang telah mengalami paparan dengan bakteri, virus atau mikroorganisme lainnya dan kemungkinan berbagai penyakit bisa timbul. Ini baru dilihat dari mikroorganisme yang ada pada limbah, belum dilihat dari benda itu sendiri, zat radioaktif dan limbah kimia lainnya.

Rumah sakit adalah tempat yang kaya akan berbagai penyakit, walaupun sebagai tempat pengobatan bukan berarti tempat yang satu ini bebas dari penyakit. Maka tidak heran apa yang ada di rumah sakit mudah sekali terkontaminasi termasuk limbahnya.

Karakteristik Limbah Rumah Sakit

Sampah dan limbah rumah sakit adalah semua sampah dan limbah yang dihasilkan oleh kegiatan rumah sakit dan kegiatan penunjang lainnya. Apabila dibanding dengan kegiatan instansi lain, maka dapat dikatakan bahwa jenis sampah dan limbah rumah sakit dapat dikategorikan kompleks. Secara umum sampah dan limbah rumah sakit dibagi dalam dua kelompok besar, yaitu sampah atau limbah klinis dan non klinis baik padat maupun cair.

Limbah Klinis

Limbah klinis adalah yang berasal dari pelayanan medis, perawatan, gigi, veterinari, farmasi atau sejenis, pengobatan, perawatan, penelitian atau pendidikan yang menggunakan bahan-bahan beracun, infeksius berbahaya atau bisa membahayakan kecuali jika dilakukan pengamanan tertentu.

Bentuk limbah klinis bermacam-macam dan berdasarkan potensi yang terkandung di dalamnya dapat dikelompokkan sebagai berikut:

1. Limbah benda tajam
Limbah benda tajam adalah obyek atau alat yang memiliki sudut tajam, sisi, ujung atau bagian menonjol yang dapat memotong atau menusuk kulit seperti jarum hipodermik, perlengkapan intravena, pipet pasteur, pecahan gelas, pisau bedah. Semua benda tajam ini memiliki potensi bahaya dan dapat menyebabkan cedera melalui sobekan atau tusukan. Benda-benda tajam yang terbuang mungkin terkontaminasi oleh darah, cairan tubuh, bahan mikrobiologi, bahan beracun atau radio aktif.

2. Limbah infeksius
Limbah infeksius mencakup pengertian sebagai berikut:
a. Limbah yang berkaitan dengan pasien yang memerlukan isolasi penyakit menular (perawatan intensif).
b. Limbah laboratorium yang berkaitan dengan pemeriksaan mikrobiologi dari poliklinik dan ruang perawatan/isolasi penyakit menular.

3. Limbah jaringan tubuh
Limbah jaringan tubuh meliputi organ, anggota badan, darah dan cairan tubuh, biasanya dihasilkan pada saat pembedahan atau otopsi.

4. Limbah sitotoksik
Limbah sitotoksik adalah bahan yang terkontaminasi atau mungkin terkontaminasi dengan obat sitotoksik selama peracikan, pengangkutan atau tindakan terapi sitotoksik.

5. Limbah farmasi
Limbah farmasi ini dapat berasal dari obat-obat kadaluwarsa, obat-obat yang terbuang karena batch yang tidak memenuhi spesifikasi atau kemasan yang terkontaminasi, obat-obat yang dibuang oleh pasien atau dibuang oleh masyarakat, obat-obat yang tidak lagi diperlukan oleh institusi yang  bersangkutan dan limbah yang dihasilkan selama produksi obat-obatan.

6. Limbah kimia
Limbah kimia adalah limbah yang dihasilkan dari penggunaan bahan kimia dalam tindakan medis, veterinari, laboratorium, proses sterilisasi, dan riset.

7. Limbah radioaktif
Limbah radioaktif adalah bahan yang terkontaminasi dengan radio isotop yang berasal dari penggunaan medis atau riset radio nukleida. Limbah ini dapat berasal dari antara lain : tindakan kedokteran nuklir, radio-imunoassay dan bakteriologis; dapat berbentuk padat, cair atau gas.

Limbah Non Klinis

Selain sampah klinis, dari kegiatan penunjang rumah sakit juga menghasilkan sampah non klinis atau dapat disebut juga sampah non medis. Sampah non medis ini bisa berasal dari kantor / administrasi kertas, unit pelayanan (berupa karton, kaleng, botol), sampah dari ruang pasien, sisa makanan buangan; sampah dapur (sisa pembungkus, sisa makanan / bahan makanan, sayur dan lain-lain).

Limbah cair yang dihasilkan rumah sakit mempunyai karakteristik tertentu baik fisik, kimia dan biologi. Limbah rumah sakit bisa mengandung bermacam-macam mikroorganisme, tergantung pada jenis rumah sakit, tingkat pengolahan yang dilakukan sebelum dibuang dan jenis sarana yang ada (laboratorium, klinik dll). Tentu saja dari jenis-jenis mikroorganisme tersebut ada yang bersifat patogen.

Limbah rumah sakit seperti halnya limbah lain akan mengandung bahan-bahan organik dan anorganik, yang tingkat kandungannya dapat ditentukan dengan uji air kotor pada umumnya seperti BOD, COD, TTS, pH, mikrobiologik, dan lain-lain.

Pengaruhnya Terhadap Lingkungan Dan Kesehatan

Pengaruh limbah rumah sakit terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan dapat menimbulkan berbagai masalah seperti:

a. Gangguan kenyamanan dan estetika
Ini berupa warna yang berasal dari sedimen, larutan, bau phenol, eutrofikasi dan rasa dari bahan kimia organik.

b. Kerusakan harta benda
Dapat disebabkan oleh garam-garam yang terlarut (korosif, karat), air yang berlumpur dan sebagainya yang dapat menurunkan kualitas bangunan di sekitar rumah sakit.

c. Gangguan/kerusakan tanaman dan binatang
Ini dapat disebabkan oleh virus, senyawa nitrat, bahan kimia, pestisida, logam nutrien tertentu dan fosfor.

d. Gangguan terhadap kesehatan manusia
Ini dapat disebabkan oleh berbagai jenis bakteri, virus, senyawa-senyawa kimia, pestisida, serta logam seperti Hg, Pb, dan Cd yang berasal dari bagian kedokteran gigi.

e. Gangguan genetik dan reproduksi
Meskipun mekanisme gangguan belum sepenuhnya diketahui secara pasti, namun beberapa senyawa dapat menyebabkan gangguan atau kerusakan genetik dan sistem reproduksi manusia misalnya pestisida, bahan radioaktif. (cerminduniakedokeran)
 
Jika pihak-pihak yang bernaung di rumah sakit menyadari bahayanya limbah tersebut maka kekhawatiran tentang bahaya tersebut tidak akan timbul, karena yang bersangkutan akan mengelola limbah dengan baik dan kemungkinan bahaya akan berkurang.

Jumat, 09 Maret 2012

Tips Agar Tidak Ngos-ngosan Saat Lari

Anda termasuk orang yang tidak kuat saat joging atau lari?
Ya, ngos-ngosan saat lari adalah akibat dari kurangnya asupan oksigen. Tubuh sedang membutuhkan banyak oksigen tetapipernapasan kita tidak bisa mengkompensasi kebutuhan oksigen tubuh. Berikut ini adalah cara untuk mengatur nafas agar tubuh tetap terpenuhi oksigen saat lari :

1. Bernapas dari mulut
Menggunakan mulut untuk napas memungkinkan lebih banyak oksigen yang masuk dan karbon dioksida yang keluar dibanding dari hidung. Jika mencoba bernapas dari hidung sambil berlari membuat otot-otot wajah mengencang dan rahang cenderung mengepal atau mengeras.

Sedangkan napas melalui mulut akan mendorong otot-otot wajah untuk rileks sehingga menciptakan ketenangan dan lebih santai. Jika mulai merasa kehabisan napas maka perlambat sedikit larinya.

2. Gunakan pernapasan perut lebih sering
Cobalah bernapas dari perut atau diafragma dan bukan dada. Cara melatihnya berbaring terlentang dan lihat gerakan perut saat bernapas. Jika seseorang bernapas dengan benar maka seharusnya perut naik dna turun setiap kali napas, sementara dada kurang bergerak. Lakukan teknik ini saat berlari.

3. Mengambil napas pendek dan dangkal
Menariknapas terlalu panjang dan dalam bisa membuat seseorang tidak mampu belari jauh atau lama, untuk itu bernapaslah pendek secara dangkal sehingga leih mudah mengatur napas.

4. Napas yang dilakukan berirama
Hal utama yang perlu diingat adalah sebaiknya menarik dan mengeluarkan napas secara konsisten atau berirama, terlepas dari seberapa cepat seseorang berlari. Misalnya ada orang yang setiap 2 langkah lari baru mengambil napas, tapi ada juga yang 3 langkah setiap napasnya. Pola ini disesuaikan dengan kondisi tubuh.

5. Dengarkan napas Anda
Gunakan telinga untuk mengontrol pernapasan. Jika mendengar napas mulai terengah-engah maka kurangi kecepatan berlari, jika sudah mulai stabil bisa secara perlahan ditingkatkan kecepatannya.

Bernapas dengan benar akan sangat penting untuk menurunkan stres dan meningkatkan stamina fisik yang tepat. Belajar untuk fokus pada pernapasan saat berlari memang tidak mudah, tapi hal ini bisa dilatih ketika sedang berjalan hingga nantinya tubuh menjadi terbiasa.

Daftar Pustaka :
Detik Health

Selasa, 14 Februari 2012

Mengungkap Fakta Bersin

Hampir semua orang pernah mengalami reflek ini. Bersin timbul jika kita menghirup debu, benda lain yang ukurannya kecil, bakteri ataupun virus khususnya influenza. Bersin adalah gejala normal tubuh yang bertujuan untuk mengeluarkan benda asing yang masuk ke salura pernafasan.

Tetapi tahukah anda kalau bersin itu bukan hanya organ pernafasan saja yang ekerja dalam proses bersin itu sendiri? Prosesnya tidak mudah dan melibatkan banyak organ lain dalam prosesnya.

Berikut ini adalah fakta tentang besin yang mungkin baru kita ketahui :

1. Bersin mempunyai kecepatan tinggi.
Bersin adalah suatu reflek mengeluarkan benda asing dan lendir dalam mulut maupun hidung yang mempunyai kecepatan 100 mil per jam dan mengeluarkan kurang lebih 100.000 kuman. Maka dari itu alangka baiknya anda menutup mulut dan hidung saat bersin, agar tidak menularkan kuman ke orang-orang sekitar.

2. Olahraga bisa menyebabkan bersin.
Ini ditimbulkan karena latihan yang berat membuat mulut dan tenggoroka kering akibatnya reaksi tubuh akan meneteskan cairan di dalam saluran napas sehingga memicu bersin.

3. Pada saat tidur tidak bisa bersin
Disebabkan karena saraf yang mengatur bersin itu istirahat saat kita tidur

4. Bersin bisa disebabkan sinar matahari
Bisa terjadi pada orang-orang tertentu karena genetik dari orang tua.

5. Seks bisa memicu bersin.
Ternyata saraf parasimpatis yang bekerja saat menikmati seks bisa memberikan sinyal kepada saraf bersin untuk memicu bersin pada beberapa orang.

6. Bersin adalah reflek untuk menjaga tubuh
Bersin merupakan sistem pertahanan tubuh, melindungi tubuh dengan membersihkan hidung dari bakteri dan virus serta benda asing seperti debu dengan cara melontarkannya ke luar melalui saluran hidung dan mulut.

Ada orang bilang bahwa jantung kita berhenti berdetak saat kita bersin, apakah itu benar? aliran darah Anda sesaat sesak juga. Akibatnya, irama jantung anda mungkin berubah, tapi jelas tidak berhenti.

Kemudian apakah bola mata akan ikut terlempar keluar pada saat kita bersin?  bola mata Anda tidak bisa muncul dari kepala Anda ketika Anda bersin. Kebanyakan orang secara alami menutup mata mereka ketika mereka bersin, tetapi jika mereka mampu membuat mereka tetap terbuka, mata mereka tetap tertanam kuat di kepala mereka di mana mereka berada. Sementara tekanan darah orang di belakang mata mungkin akan menambah sedikit ketika dia bersin, itu tidak cukup kuat untuk mengusir bola mata dari kepala.


Bersinlah, niscaya kamu akan sehat!! :-)

Senin, 13 Februari 2012

Hormon Cinta Hanya Bertahan 4 Tahun dan Apa Selanjutnya?

Apakah anda sedang dimabuk cinta? Tidak bisa dipungkiri bahwa cinta memberikan rasa tersendiri terhadap kehidupan pelakunya, hidup serasa senang dan bahagia setiap saat, apa saja akan dilakukan atas dasar cinta. Namun apakah hubungan anda dengan pasangan akan selamanya seperti yang anda rasakan saat ini?

Sebuah hubungan pasti akan menemui titik jenuh. Bukan hanya karena faktor bosan semata, tapi karena kandungan zat kimia di otak yang mengaktifkan rasa cinta itu sudah habis. Peneliti menemukan jika sudah lewat 4 tahun yang tersisa hanya dorongan seks, bukan cinta yang murni lagi.

Hal itu diungkapkan oleh peneliti dari Researchers at National Autonomous University of Mexico. Menurut peneliti disana, rasa tergila-gila dan cinta pada seseorang tidak akan bertahan lebih dari 4 tahun.

"Tidak ada cinta yang benar-benar murni setelah 4 tahun," ujar seorang peneliti seperti dikutip dari Geniusbeauty, Rabu (9/12/2009).

Rasa tergila-gila yang muncul pada awal-awal jatuh cinta disebabkan oleh aktivasi dan pengeluaran komponen kimia spesifik di otak, berupa hormon dopamin, endorfin, feromon, oxytocin, neuropinephrine yang membuat seseorang merasa bahagia, berbunga-bunga dan berseri-seri.

Hormon-hormon itu sangat baik untuk tubuh dan mempengaruhi kesehatan seseorang karena bisa membuat aliran darah lebih lancar, denyut jantung lebih stabil, rileks dan perasaan lebih bergairah dan bersemangat. Namun masalahnya efek hormon-hormon itu tidak akan abadi dan akan berkurang seiring berjalannya waktu.

"Bahkan cinta yang sangat dalam sekalipun akan kehabisan efek itu ketika sudah berjalan lebih dari 4 tahun. Hal itu dikarenakan tubuh sudah kebal terhadap semua efek hormon tersebut. Jika sudah begitu, rasa cinta akan cenderung berubah menjadi ketergantungan emosi dan seksual," jelas peneliti dari Meksiko.

Peneliti telah melakukan survei skala besar terhadap orang-orang yang jatuh cinta dan menemukan fakta bahwa cinta adalah obsesi. Ketika terobsesi pada seseorang, apapun caranya akan diperjuangkan, bahkan rela tidak tidur dan tidak makan hanya gara-gara memikirkan orang yang dicintainya. Tapi setelah mendapatkannya, perlahan rasa itu akan hilang.

Untuk itu, bersiap-siaplah terhadap segala kemungkinan terburuk dari sebuah hubungan setelah melewati masa 4 tahun. Hindari rutinitas yang membosankan dan cari variasi dalam setiap kegiatan bersama agar tidak dilanda stres. Coba ingat-ingat lagi, apa yang membuat Anda jatuh cinta padanya dulu, lalu hayati lagi perasaan itu.

Sumber: detikhealth
Gambar: cerpencinta1.wordpress.com

Pilihlah Minyak dengan Tepat

Minyak adalah sumber energi yang paling tinggi, yaitu 9 kalori per gram. Bandingkan dengan zat gizi lain, seperti karbohidrat dan protein, yang hanya menyumbang 4 kalori per gramnya. Minyak juga merupakan media dan sumber vitamin larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E, dan K, dan juga karotenoid.

Beberapa jenis lemak tidak dapat dibuat oleh tubuh manusia sehingga mutlak didapatkan dari makanan. Contohnya asam lemak linoleat (omega-6) dan alfa-linolenat (omega-3). Omega-3 diperlukan tubuh untuk menjaga berfungsinya otak dan sistem saraf tubuh kita.

Di pasaran, ada berbagai jenis minyak untuk memasak yang beredar. Berdasarkan bentuknya, kita mengenal margarin, butter, dan minyak padat. Dari asalnya, minyak lebih bervariasi. Contohnya saja, minyak sawit, kelapa, canola, jagung, sunflower, safflower, olive, dan lemak hewani.

Namun, yang penting kita ketahui untuk menjaga kesehatan sebenarnya adalah pembuatan minyak berdasarkan golongannya. Yaitu minyak jenuh, minyak tak jenuh tunggal, minyak tak jenuh ganda, dan minyak trans. Setiap golongan minyak memiliki efek yang berbeda bagi kesehatan jantung kita.

Secara sederhana minyak dapat digolongkan dalam 5 kelompok:

1. Minyak jenuh (saturated fatty acids/SFA)
Minyak yang asam lemaknya sudah terisi penuh oleh atom hidrogen. Sumber utamanya: makanan hewani seperti daging, ayam, mentega (butter), susu murni, dan minyak dari buah kelapa serta minyak kelapa sawit.

2. Minyak tak jenuh tunggal (monounsaturated fatty acids/M U FA)
Asam lemaknya kekurangan satu atom hidrogen. Contoh: minyak kacang tanah (peanut), canola, dan zaitun (olive).

3. Minyak tak jenuh ganda (polyunsaturated fatty acids/PUFA)
Asam lemak yang kekurangan 2 atau lebih atom hidrogen. Contoh: minyak jagung, sunflower, kedelai, wijen, dan safflower.

4. Minyak trans (trans fatty acids)
Jenis minyak yang terbentuk pada proses hidrogenasi minyak cair menjadi minyak padat. Seperti pada saat pembuatan margarin. Minyak jenis ini juga terdapat dalam makanan alami.

5. Minyak Omega-3
Sejenis minyak PUFA yang bersumber pada ikan laut, seperti tuna, salmon, sarden, dan juga dari kacang-kacangan, canola, kedelai, dan flaxseed oil.

6.  Minyak Omega-6
Minyak PUFA yang terdapat dalam minyak nabati, seperti minyak kedelai, jagung, dan safflower.

Sumber: Kompashealth
gambar: nasional.kontan.co.id

Minggu, 12 Februari 2012

Bantal Untuk Si Bayi Jangan Sembarangan

Bagi calon orang tua mempunyai momongan adalah dambaan hampir semua calon ibu dan ayah. Begitu kita menyayangi bayi tersebut pada saat masih di dalam kandungan sampai selamanya. Saat masih bayi kita berusaha menyayangi dan menjaganya. Tetapi apakah anda menyadari bahwa kadang-kadang secara tidak kita ketahui perilaku kita terhadap bayi yang kita anggap memberikan kenyamanan malah justru membuat bayi kita tidak nyaman? Salah satunya adalah penggunaan bantal.

Bayi yang baru lahir sebenarnya lebih nyaman jika tidur tidak menggunakan bantal  atau tidur dengan posisi datar. Penggunaan bantal memang penting tetapi itu tergantung usia bagi anak-anak, bahkan pada orang dewasa akan merasa sakit leher jika kebiasaan menggunakan bantal saat tidur tiba-tiba tidak menggunakannya pada suatu waktu.

"Bayi yang berusia di bawah 2 tahun tidak dianjurkan untuk menggunakan bantal, meskipun sudah terdapat dalam satu set perlengkapan tidur. Ini disebabkan hal tersebut akan mengurangi kenyamanannya dan mengganggu waktu tidurnya," ujar Judith Owens, seorang ahli pediatric sleep, seperti dikutip dari Babycenter, Jumat (5/3/2010).

 
Penggunaan bantal di usia bawah 2 tahun bisa menyebabkan leher tercekik, karena posisi bantal yang lebih tinggi memungkinkan leher tertekuk dan tercekik. Orang tua mulai memperkenalkan bantal kepada anak sebaiknya di atas 2 tahun dan secara bertahap dengan memberikan bantal khusus untuk anak-anak sampai nanti pada saatnya menggunakan bantal untuk orang dewasa.


Kerusakan Otak Bisa Karena Kebiasaan-kebiasaan Sepele

Otak adalah organ tubuh yang paling vital dan penting bagi kelangsungan hidup manusia. Jika manusia diibaratkan sebuah komputer, otak adalah prosesornya. Tapi tanpa disadari, setiap harinya otak bisa mengalami kerusakan dari kebiasaan hidup sehari-hari.

Seperti dilansir Calorielab, Kamis (11/2/2010), otak manusia terdiri lebih dari 100 miliar saraf yang masing-masing terkait dengan 10 ribu saraf lain. Otak adalah organ tubuh vital yang merupakan pusat pengendali sistem saraf pusat.

Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi, ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya.

Otak adalah penyalur energi terbesar bagi tubuh. Meski ukuran otak hanya sebesar 2 persen dari keseluruhan berat badan manusia, tapi seluruh kegiatan tubuh dikontrol olehnya. Artinya jika berat badan seseorang 60 kg, maka berat otaknya sekitar 1,2 kg. Hampir 75 persen otak manusia terdiri atas air.

Hanya sekitar 10% fungsi otak yang difungsikan oleh manusia, dengan demikian seharusnya masih banyak potensi otak yang belum diolah oleh manusia. Apalagi kekuatan kompetensi otak adalah sekitar 1013 – 1016 operasi per detik.

Untuk itulah otak perlu dijaga dan dirawat, jika tidak penyakit-penyakit yang merusak otak pun bisa terjadi. Seperti dikutip dari Healthmad, Kamis (11/2/2010), berikut ini 10 kebiasaan sepele yang menyebabkan otak menjadi rusak, yaitu :

1. Tidak sarapan
Mereka yang tidak sarapan akan memiliki kadar gula darah yang rendah. Hal ini akan memicu ketidakcukupan nutrisi pada otak padahal otak butuh nutrisi yang cukup untuk tetap bisa bekerja. Akibat kurang suplai nutrisi terutama glukosa, akhirnya kemampuan otak akan cepat menurun.

2. Makan berlebihan
Sikap yang terlalu berlebihan bisa mengeraskan pembuluh darah di otak yang akhirnya dapat menurunkan kekuatan mental.

3. Merokok
Semua orang tahu merokok itu tidak baik untuk kesehatan dan ada banyak dampak buruk yang dihasilkan bagi organ tubuh jika merokok. Khusus untuk organ otak, merokok bisa menyebabkan otak menyusut dan memicu penyakit pikun atau Alzheimer. Sel-sel saraf akan menyusut pada bagian hippocampus dan korteks depan yang berfungsi menyimpan ingatan.

4. Konsumsi gula berlebih
Terlalu banyak mengonsumsi gula akan mengganggu proses penyerapan protein dan nutrisi sehingga tubuh akan mengalami kekurangan gizi (malnutrisi) dan akhirnya mengganggu perkembangan otak.

5. Polusi udara
Otak adalah organ yang mengonsumsi oksigen paling banyak dari tubuh. Menghirup udara yang penuh polusi akan mengurangi suplai oksigen ke otak dan akhirnya mengurangi efisiensi otak dalam bekerja.

6. Kurang tidur
Tidur akan membuat otak berisitirahat. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama sama saja dengan membunuh sel otak perlahan-lahan karena otak terus dipaksa untuk tetap menyala padahal otak juga butuh istirahat.

7. Menutup kepala saat tidur
Tidur dengan kepala ditutup bantal misalnya, akan meningkatkan konsentrasi karbondioksida ke otak. Saat bernafas dengan kepala tertutup, karbondioksida hasil bernafas akan masuk kembali ke dalam tubuh dan hal itu sangat berbahaya.

8. Tetap bekerja dalam keadaan sakit
Memaksakan diri untuk bekerja atau belajar dalam kondisi sakit sangat tidak baik untuk otak dan akan merusak sel-sel otak.

9. Jarang berbicara
Percakapan akan membantu seseorang untuk terus mengaktifkan sel-sel otaknya, apalagi percakapan yang berbau intelektual. Orang yang jarang berbicara akan membiarkan sel-sel otaknya mati perlahan-lahan karena tidak pernah mengaktifkannya.

10. Jarang menstimulasi pikiran
Berpikir adalah cara paling baik untuk melatih otak. Kurang menstimulasi otak dengan berbagai hal akan menyebabkan otak menyusut. Sel-sel otak akan mati karena tidak ada sesuatu yang membuat otak berkembang.

Penyakit yang berhubungan dengan otak antara lain ketidak mampuan berkomunikasi (Asperger syndrome), trauma atau kerusakan batang otak (traumatic brain injury), keterbelakangan mental (Down syndrome), epilepsi, autisme, ganguan kejiwaan (psychiatric disorders), penyakit disorientasi otak (Alzheimer), kelainan otak kronis yang mengganggu pergerakan (Parkinson), kelumpuhan (Paralyses), kerusakan atau kematian sebagian otak (partial brain degenerative disorder), Szhizoprenia dan lainnya.

Pengobatan yang biasa diterapkan untuk penyakit-penyakit otak adalah menggunakan obat-obatan dan terapi psikis. Tapi kini peneliti dan para ilmuwan sedang giat mengembangkan teknik pengobatan terapi gen dan stem cell yang diyakini dapat memperbaiki neuron atau bagian otak yang telah rusak atau mati.

Selain itu, pengembangan virus tertentu yang telah dimodifikasi secara molekular juga menjadi alternatif baru yang sedang duji peneliti. Virus yang telah dilemahkan ini kemudian diinjeksi ke pasien dan selanjutnya akan bermanfaat memperbaiki sistem saraf yang rusak.
                                                                                                                                  Sumber: detikhealth

Mencukur Alis Mata , Bagaimana Akibatnya?

Apakah anda termasuk menyukai kebiasaan ini? jika anda melakukannya cobalah fikir-fikir dahulu. Biasanya kebiasaan ini dilakukan oleh para perempuan, tuntutan zaman memang tidak bisa kita hindari, gaya hidup modern menjadikan seseorang melakukan hal-hal yang belum tentu dibenarkan menurut dari berbagai segi salah satunya kesehatan.

Kebiasaan di era modern salah satunya adalah mencukur alis dan menggantiya dengan alis lukis atau alis tato, demi mendapatkan tampilan yang beda pada wajah kita.

Alis berguna untuk menyaring keringat dan air hujan yang jatuh sebelum mencapai mata kita. Bentuk lengkungan dari alis ini akan membantu mengalihkan air hujan atau keringat turun ke samping wajah, sehingga menjaga mata tetap kering dan mencegah air tersebut masuk ke dalam mata. Kondisi ini bisa membantu seseorang tetap melihat dengan jelas meskipun sedang banyak berkeringat atau berjalan di tengah-tengah hujan. Selain itu juga alis dapat membantu membentuk ekspresi wajah kita.

Jika alis dicukur habis keringat akan langsung jatuh ke mata, telah kita ketahui bahwa komposisi dalm keringat salah satunya adalah garam. Maka mata akan terasa pedih karena mengalami iritasi. 

Untuk menjaga kesehatan sekaligus ingin tetap berpenampilan lebih oke, janganlah memotong habis alis anda, tetapi rapihkan bagian alis yang kurang rapih. Maka selain anda tetap sehat, penampilanpun akan terasa lebih menarik.

Jumat, 20 Januari 2012

Minum Es Setelah Olahraga, Stop!!,,,

Batapa segarnya jika dalam keadaan haus, lelah dan panas sehabis olahraga kita langsung minum air dingin atau es. Itulah yang kadang dilakukan sebagian dari kita, apakah itu benar?? Yuk, kita tinjau lebih mendalam.

Perlu kita ketahui bahwa keadaan tubuh kita pada saat melakukan aktifitas berat dan olahraga metabolisme tubuh meningkat karena bekerja untuk menyuplai oksigen dan zat energi ke seluruh tubuh. Otot kita berkontraksi dan pembuluh darah melebar menyebabkan aliran darah menjadi cepat. Kemudian hasil dari metabolisme tersebut keluar dalam bentuk keringat dari tubuh kita, menyebabkan tubuh kita mengalami kekurangan cairan.

Sebagai kompensasinya kita menggantinya dengan meminum air setelah olahraga. Lalu apa yang terjadi jika yang kita minum bukanlah air biasa melainkan air es atau air dingin. Dengan memasukkan air es ke dalam tubuh kita tentu saja akan mengganggu metabolisme, kondisi metabolisme yang tinggi akan turun secara tiba-tiba menyebabkan pembuluh darah menyempit dan suhu tubuh tiba-tiba menurun mengakibatkan aliran darah tidak lancar. Organ-organ yang sedang banyak-banyaknya membutuhkan oksigen dan zat penting lainnya secara cepat berkurang suplainya, sehingga kadang-kadang kita rasakan pusing setelah meminum es usai olahraga, itu menandakan suplai darah ke otak berkurang serta otak tidak mampu beradaptasi dengan cepat karena perubahan suhu yang ekstrim pada tubuh.

Suhu minuman yang ideal sebaiknya agak dingin, sekitar 5-10 derajat C. Pasalnya, pada suhu tersebut, cairan mudah diserap sehingga keringat cepat digantikan. Jumlah air minum atau minuman yang dikonsumsi harus dalam jumlah yang cukup, tergantung pada intensitas latihan, cuaca, dan kelembaban. Minumlah sebelum, selama, dan setelah berolahraga.

Bila berolahraga pada pagi hari, minumlah air sebelum mulai berolahraga sebanyak 300 cc. Bila menderita sakit mag, perlu ditambah dengan makan makanan ringan, seperti crackers misalnya. Tetap pula minum selama berolahraga, di antara waktu break atau istirahat.Yang tidak boleh dilupakan adalah minum seusai berolahraga. Minumlah secukupnya sampai kira-kira suhu tubuh agak normal. Bila berolahraga cukup lama, antara 1-2 jam, minumlah hanya air putih. Namun, bila waktu berolahraga berlangsung lebih dari 2jam, dianjurkan untuk minum sport drink yang mengandung gula dan mineral, seperti kalsium, natrium, magnesium, klorida, atau minuman isotonik dan lain-lain. Karena kalau berolahraga cukup lama, banyak mineral dan gula yang terbuang sehingga perlu diganti kembali.

Pada waktu berolahraga di udara panas dan lembap dan berlangsung lama (endurance sport) seperti balap sepeda jarak jauh, lari maraton, triatlon, dan lain-lain mutlak perlu minum lebih banyak. Minumlah sport drink agar mineral dan gula selalu cukup sehingga tidak cepat lelah.

Satu hal yang perlu diperhatikan, pada saat melakukan olah raga endurance, seseorang tidak perlu menunggu sampai haus baru minum karena biasanya itu sudah terlambat. Jadi meskipun belum merasa haus dan lapar, tetaplah makan dan minum. Minuman yang dianjurkan, air putih, sport drink dengan gula, misalnya 5% yang mengandung mineral-mineral yang cukup. Ada beberapa jenis minuman yang tidak dianjurkan dikonsumsi setelah berolahraga. Di antaranya, minuman beralkohol karena menyebabkan diuresis, yaitu merangsang pengeluaran urine. Demikian pula minuman yang mengandung kafein karena juga bersifat diurektik sebagaimana alkohol. Kedua minuman tersebut menjadi berbahaya bila diminum pada cuaca panas dan lembab, serta saat melakukan olahraga endurance.

Pada saat tidak berolahraga, seseorang pun perlu cukup minum, sebaiknya pada kondisi ini yang diminum air putih saja. Minuman itu tidak panas dan juga tidak dingin. Konsumsi minuman pun dilakukan secara merata baik pada pagi, siang, maupun malam. Dalam sehari, kebutuhan air minum pada orang sehat sekitar 3-4 liter, tergantung lingkungan-suhu dan kelembapan. Bila suhu panas, lebih-lebih bila panas dan lembap maka asupan cairan tubuh perlu pula ditambah.

Nah, bagaimana,  masihkah anda ingin melanjutkan kebiasaan meminum es setelah olah raga atau ingin berhenti?, keputusan ada di tangan anda, BRAVO!.

Kamis, 19 Januari 2012

Tips Mengatasi Tidur Menjadi Lebih Nyaman

Tidur adalah suatu regulasi kegiatan manusia sebagai penyeimbang kehidupan sehari. Banyak yang mengabaikan masalah tidur, sehingga dari mereka kurang dari 6-7 jam waktu tidur dalam sehari, padahal waktu normal tidur sekitar 8 jam sehari.

Waktu tidur yang cukup sangat diperlukan agar tubuh punya waktu untuk melakukan recovery sehingga punya kekuatan untuk menjalankan aktivitas seharian keesokan harinya. Bahkan orang yang kurang tidur atau tidur yang tidak nyenyak akan mempengaruhi aktifitas sehari-hari, emosi meningkat, suasana hati yang buruk, penurunan produktivitas baik di jalan, kantor maupun di rumah dll. Gangguan tidur juga dapat dikaitkan dengan berbagai macam penyakit, seperti obesitas, tekanan darah tinggi, 

Menurut Ashton, meningkatkan kualitas tidur dapat meningkatkan kualitas kehidupan seks. Dan seperti dilansir dari CBS News, Kamis (22/4/2010), ada beberapa cara untuk dapat meningkatkan kualitas tidur, antara lain:

1. Batasi konsumsi kafein
Telah kita ketahui bahwa kafein dapat membuat seseorang tetap terjaga. Efek kafein bisa bertahan selama delapan jam dalam tubuh. So, dengan minum secangkir kopi di malam hari akan tetap membuat orang terjaga. Tidak minum kopi setidaknya empat sampai enam jam sebelum tidur dapat membantu untuk mendapatkan kualitas yang baik.

2. Hindari alkohol sebagai alat bantu tidur
Awalnya alkohol dapat membantu tidur, tetapi juga menyebabkan gangguan tidur, sehingga tidur kurang nyenyak. Minum alkohol sebelum tidur lebih mungkin membuat Anda terbangun di malam hari.

3. Rileks sebelum waktu tidur
Stres tidak hanya membuat anda sedih, tapi juga mengacaukan ketenangan tidur. Melakukan beberapa jenis ritual pra-tidur sekitar 10 menit hingga satu jam dapat meringankan stres, seperti relaksasi dengan bacaan ringan, meditasi, terapi aroma, peregangan cahaya, atau mandi air hangat juga dapat membantu Anda mendapatkan tidur yang lebih baik.

4. Melakukan olahraga di waktu yang tepat
Olahraga teratur dapat membantu untuk mendapatkan tidur yang baik di malam hari. Waktu dan intensitas olahraga tampaknya juga memainkan peran pada efek tidur.
Jika Anda adalah tipe orang yang mendapatkan energi atau menjadi lebih aktif setelah berolahraga, maka yang terbaik adalah jangan melakukan olahraga pada malam hari. Olahraga teratur di pagi hari bahkan dapat membantu mengatasi insomnia.

5. Jagalah kamar tidur tetap tenang, gelap, dan nyaman
Untuk kebanyakan orang, sedikit suara atau cahaya saja sudah dapat mengganggu tidur, seperti suara kucing dan cahaya dari laptop atau televisi.
Gunakan penyumbat telinga, tirai jendela, selimut, air conditioner (AC) atau apapun yang bisa menciptakan lingkungan tidur yang ideal. Dan jangan menggunakan lampu jika Anda terbangun di malam hari, karena paparannya bisa memicu risiko kanker, sebagai gantinya gunakan lampu tidur saja.
Suhu yang ideal untuk kamar tidur adalah antara 20 sampai 23 derajat celcius. Suhu di atas 24 atau di bawah 12 derajat celcius dapat mengganggu kenyaman tidur.

6. Makan baik, tidur nyenyak
Jangan pergi ke tempat tidur dengan perut kosong, tetapi hindari pula makanan yang berat sebelum tidur. Beberapa makanan yang dapat membantu tidur adalah susu rendah lemak yang mengandung tryptophan, ikan tuna, ikan halibut, alpukat, almond, telur, buah persik, labu, walnut, aprikot, gandum, asparagus, kentang, dan pisang.
Juga hindari minum terlalu banyak air di malam hari, karena bisa membuat Anda terbangun di tengah malam untuk ke kamar mandi.

7. Batasi nikotin
Merokok sebelum tidur, meskipun membuat santai, sebenarnya menempatkan stimulan ke dalam aliran darah. Efek nikotin mirip dengan kafein, dan nikotin dapat membuat Anda terbangun di tengah malam. Hal ini harus dihindari dengan tidak merokok sebelum tidur.

8. Hindari tidur siang
Tidur siang dapat membuat masalah yang lebih buruk jika Anda memiliki gangguan tidur. Jika ingin tidur, cobalah jangan terlalu lama, cukup 15 sampai 20 menit setelah 8 jam dari waktu bangun pagi.

9. Jauhkan hewan peliharaan dari tempat tidur
Apakah hewan peliharaan tidur dengan Anda? Hal ini dapat membuat Anda terbangun di tengah malam karena alergi atau gerakan hewan. Yang terbaik adalah tidurkan mereka di lantai bukan di tempat tidur Anda.

10. Hindari menonton TV, makan, atau diskusi yang memancing emosi di tempat tidur
Tempat tidur seharusnya hanya digunakan untuk tidur dan berhubungan seks. Jika tidak, Anda mungkin akan menutup hari dengan kegiatan yang mengganggu dan menyulitkan tidur serta juga membuat Anda dan pasangan malas untuk berhubungan seks.

Daftar Pustaka:
- Detik Health

Awas! Wanita Cantik Membuat Pria Tidak Sehat

Sobat-sobat kaum Adam ada info penting nih, bagi kamu-kamu yang sedang memburu wanita cantik awas BAHAYA!! Ya, wanita cantik memang sangat membuata para pria kagum dan langsung jatuh hati kepada wanita yang dilihatnya alias klepek-klepek.

Tahukah kamu bahwa hanya lima menit pria yang berdekatan dengan seorang perempuan cantik dan menarik akan meningkatkan kadar kortisol alias hormon pemicu stres. Jika kadar kortisol tinggi akan memperburuk kondisi kesehatan pria karena ancaman penyakit jantung, diabetes, hipertensi dan impotensi.

Ilmuwan dari University of Valencia. Kadar kortisol akan meningkat semakin tinggi jika wanita cantik yang ditemui belum dikenal atau asing. Lebih celakanya lagi jika si pria gagal melakukan pendekatan, risiko terburuk yang mungkin dihadapi karena meningkatnya kortisol secara cepat adalah stroke dan serangan jantung. Bahkan slah satu koran Inggris, The Mail edisi Senin (3/5/2010) menyebut efek tersebut hampir setara dengan melompat dari atas pesawat. Bisa anda bayangkan efek yang ditimbulkan begitu besar.

Tim dari University of Valencia, Spanyol, dilansir dari News.com.au, Selasa (4/5/2010) melakukan kajian terhadap 84 pelajar. kemudian kortisol pada para pelajar diukur sesaat sebelum ditinggalkan berduaan dengan wanita cantik yang tidak mereka kenal. Pengukuran dilakukan kembali segera setelah pertemuan yang hanya berdurasi 5 menit tersebut berakhir.

Peneliti awalnya meminta masing-masing partisipan untuk duduk di sebuah ruangan dan memecahkan teka-teki Sudoku. Isi ruangan itu dua orang asing, satu laki-laki dan satu perempuan cantik serta partispan si pria. Ketika dua orang asing meninggalkan ruangan dan dua orang tetap duduk bersama-sama si wanita cantik, tingkat stres si pria itu masih baik. Tapi ketika partisipan ditinggalkan sendirian dengan wanita cantik tingkat kortisolnya langsung meningkat tajam.

Untuk penelitian tersebut, sengaja dipilih wanita muda dengan penampilan cantik, atraktif serta menawan hati. Hasil pengukuran menunjukkan, kadar kortisol pada para pelajar meningkat setelah 5 menit berduaan dengan sang bidadari.

Menurut para peneliti, hal ini menunjukkan bahwa interaksi dengan lawan jenis dapat merangsang pelepasan kortisol. Diduga, kehadiran wanita cantik bagi sebagian besar pria telah membentuk persepsi tentang adanya peluang untuk hubungan yang lebih intim.
Lantas apa yang terjadi ketika salah satu di antara pelajar itu berhasil mengencani si wanita cantik? Tim peneliti mengklaim, dampaknya malah jauh lebih buruk ketika interaksi tersebut berlanjut untuk waktu yang lama.

Ironic, this can actually lead to impotence. The trigger is the excess cortisol that are chronic, as a result of sustained stress; Ironisnya, ini justru bisa memicu impotensi. Pemicunya adalah kelebihan kortisol yang sifatnya kronis, sebagai dampak dari stres yang berkelanjutan," ungkap para peneliti.
Dalam dosis kecil kortisol sangatlah bermanfaat untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengatur aktifitas gula darah dalam tubuh, tapi akan meningkat dalam keadaan stress, aka sering disebut hormin stress.

Hormon ini akan sangat berbahaya jika pengeluarannya secara kronis yang dapat memperburuk kondisi medis seperti penyakit jantung, diabetes, hipertensi dan impotensi. Nah, maka dari itu yang terlena dengan wanita cantik agar dikontrol untuk kebaikan kita.

Sumber; Detik Health

Rabu, 18 Januari 2012

Tips Cara Menghilangkan Sakit dan Capek di Kaki

Pasti anda pernah merasakan sakit kaki pada saat setelah berjalan kaki yang cukup jauh, berdiri, atau saat memakai hak tinggi bagi wanita. Hal ini sudah umum terjadi pada tiap orang dan sangat mengganggu saat istirahat karena merasakan sakit di kaki.

Ada beberapa tips untuk menghilangkan rasa sakit tersebut, berikut adalah langkah-langkah yg perlu anda coba.
  1. Ganti sepatu anda yang selama ini membuat kaki anda tidak nyaman dan penyebab rasa sakit tersebu. Karena setiap seatu mempunyai bentuk berbeda, maka pilihlah sepatu yang pas dan sesuai dengan bentuk kaki anda sehingga dapat mengurangi rasa sakit.
  2. Angkat keki sekitar 7-10 cm untuk menghilangkan tekanan pada kaki. Bisa juga dilakukan sambil tidur. 
  3. Rendam kaki dengan air hangat dan campur denngan garam atau daun mint karena air hangat dengan campuran garam atau pepermint bisa mebuat kaki anda rileks.
  4. Pijat dengan minyak atau pelembab pada bagian telapak kaki yang sakit.
  5. Terakhir ganti kaus kaki anda dengan kaus kaki yang lembut dan gunakan kaos kaki yg lembut pada saat tidur agar telapak kaki lebih lembut dan tidak pecah-pecah.
Mudah-mudahan cara di atas berhasil. SELAMAT MENCOBA!!!!

Rabu, 12 Oktober 2011

Difteri

1.   Identifikasi
   Difteria adalah suatu penyakit bakteri akut terutama menyerang tonsil, faring, laring, hidung, adakalanya menyerang selaput lendir atau kulit serta kadang-kadang konjungtiva atau vagina. Timbulnya lesi yang khas disebabkan oleh cytotoxin spesifik yang dilepas oleh bakteri. Lesi nampak sebagai suatu membran asimetrik keabu-abuan yang dikelilingi dengan daerah inflamasi. Tenggorokan terasa sakit, sekalipun pada difteria faucial atau pada difteria faringotonsiler, diikuti dengan kelenjar limfe  yang membesar dan melunak. Pada kasus-kasus yang sedang dan berat ditandai dengan pembengkakan dan oedema di leher dengan pembentukan membran pada trachea secara ekstensif dan dapat terjadi obstruksi jalan napas.
Difteri hidung biasanya ringan dan kronis dengan salah satu rongga hidung tersumbat dan terjadi ekskorisasi (ledes/pengelupasan). Infeksi subklinis (atau kolonisasi) merupakan kasus terbanyak. Toksin dapat menyebabkan myocarditis dengan heart block dan kegagalan jantung kongestif yang progresif, timbul satu minggu setelah gejala klinis difteri. Gejala lain yang muncul belakangan antara lain neuropati yang mirip dengan Guillain Barre Syndrome. Tingkat kematian kasus mencapai 5-10% untuk difteri noncutaneus, angka ini tidak banyak berubah selama 50 tahun. Bentuk lesi pada difteria kulit bermacam-macam dan tidak dapat dibedakan dari lesi penyakit kulit yang lain, bisa seperti atau merupakan bagian dari impetigo.
Pengaruh toksin difteria pada lesi perifer tidak jelas. Difteria sebaiknya selalu dipikirkan dalam membuat diferensial diagnosa pada infeksi bakteri (khususnya Streptococcus) dan viral pharingitis, Vincent’s angina, mononucleosis infeksiosa, syphilis pada mulut dan candidiasis.
Perkiraan diagnosa difteri didasarkan pada ditemukan adanya membran asimetris keabu-abuan khususnya bila menyebar ke ovula dan palatum molle pada penderita tonsillitis, pharingitis atau limfadenopati leher atau adanya discharge serosanguinus dari hidung. Diagnosa difteri dikonfrimasi dengan pemeriksaan bakteriologis terhadap sediaan yang diambil dari lesi.
Jika diduga kuat bahwa penderita difteria maka secepatnya diberikan pengobatan yang tepat dengan antibiotika dan pemberian antitoksin. Pengobatan ini dilakukan sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratoriumnya negative.

2.   Penyebab Penyakit
Penyebab penyakit adalah Corynebacterium diphtheria dari biotipe gravis, mitis atau intermedius. Bakteri membuat toksin bila bakteri terinfeksi oleh coryne bacteriophage yang mengandung diphtheria toxin gene tox. Strain nontoksikogenik jarang menimbulkan lesi lokal, namun strain  ini dikaitkan dengan kejadian endokarditis infektif.

3.   Distribusi Penyakit           
Penyakit ini muncul terutama pada bulan-bulan dimana temperatur lebih dingin di negara subtropis dan terutama menyerang anak-anak berumur di bawah 15 tahun yang belum diimunisasi. Sering juga dijumpai pada kelompok remaja yang tidak diimunisasi. Di negara tropis variasi musim kurang jelas, yang sering terjadi adalah infeksi subklinis dan difteri kulit.
Di Amerika Serikat dari tahun 1980 hingga 1998, kejadian difteri dilaporkan rata-rata 4 kasus setiap tahunnya; dua pertiga dari orang yang terinfeksi kebanyakan berusia 20 tahun atau lebih. KLB yang sempat luas terjadi di Federasi Rusia pada tahun 1990 dan kemudian menyebar ke negara-negara lain yang dahulu bergabung dalam Uni Soviet dan Mongolia. Faktor risiko yang mendasari terjadinya infeksi difteri dikalangan orang dewasa adalah menurunnya imunitas yang didapat karena imunisasi pada waktu bayi, tidak lengkapnya jadwal imunisasi oleh karena kontraindikasi yang tidak jelas, adanya gerakan yang menentang imunisasi serta menurunnya tingkat sosial ekonomi masyarakat.
    Wabah mulai menurun setelah penyakit tersebut mencapai puncaknya pada tahun 1995 meskipun pada kejadian tersebut dilaporkan telah terjadi 150.000 kasus dan 5.000 diantaranya meninggal dunia antara tahun 1990-1997. Di Ekuador telah terjadi KLB pada tahun 1993/1994 dengan 200 kasus, setengah dari kasus tersebut berusia 15 tahun ke atas. Pada kedua KLB tersebut dapat diatasi dengan cara melakukan imunisasi massal.

4.   Reservoir:   Manusia.

5.   Cara Penularan
Cara penularan adalah melalui kontak dengan penderita atau carrier; jarang sekali penularan melalui peralatan yang tercemar oleh discharge dari lesi penderita difteri. Susu yang tidak dipasteurisasi dapat berperan sebagai media penularan.

6.   Masa Inkubasi
Biasanya 2-5 hari terkadang lebih lama.

7.   Masa Penularan
Masa penularan beragam, tetap menular sampai tidak ditemukan lagi bakteri dari discharge dan lesi; biasanya berlangsung 2 minggu atau kurang bahkan kadangkala dapat lebih dari 4 minggu. Terapi antibiotik yang efektif dapat mengurangi penularan. Carrier kronis dapat menularkan penyakit sampai 6 bulan.

8.   Kerentanan dan Kekebalan
      Bayi yang lahir dari ibu yang memiliki imunitas biasanya memiliki imunitas juga; perlindungan yang diberikan bersifat pasif dan biasanya hilang sebelum bulan keenam. Imunitas seumur hidup tidak selalu, adalah imunitas yang didapat setelah sembuh dari penyakit atau dari infeksi yang subklinis. Imunisasi dengan toxoid memberikan kekebalan cukup lama namun bukan kekebalan seumur hidup. Sero survey di Amerika Serikat menunjukkan bahwa lebih dari 40% remaja kadar antitoksin protektifnya rendah; tingkat imunitas di Kanada, Australia dan beberapa negara di Eropa lainnya juga mengalami penurunan. Walaupun demikian remaja yang lebih dewasa ini masih memiliki memori imunologis yang dapat melindungi mereka dari serangan penyakit. Di Amerika Serikat kebanyakan anak-anak telah diimunisasi pada kuartal ke-2 sejak tahun 1997, 95% dari anak-anak berusia 2 tahun menerima 3 dosis vaksin difteri. Antitoksin yang terbentuk melindungi orang terhadap penyakit sistemik namun tidak melindungi dari kolonisasi pada nasofaring.
 
9.   Cara-cara Pemberantasan
      A.   Cara Pencegahan
1)   Kegiatan penyuluhan sangatlah penting: beri penyuluhan kepada masyarakat terutama kepada para orang tua tentang bahaya dari difteria dan perlunya imunisasi aktif diberikan kepada bayi dan anak-anak.
2)   Tindakan pemberantasan yang efektif adalah dengan melakukan imunisasi aktif secara luas (missal) dengan Diphtheria Toxoid (DT). Imunisasi dilakukan pada waktu bayi dengan vaksin yang mengandung diphtheria toxoid, tetanus toxoid, antigen “acellular pertussis: (DtaP, yang digunakan di Amerika Serikat) atau vaksin yang mengandung “whole cell pertusis” (DTP). Vaksin yang mengandung kombinasi diphtheria dan tetanus toxoid antigen “whole cell pertussis”, dan tipe b haemophillus influenzae (DTP-Hib) saat ini juga telah tersedia.
3)   Jadwal imunisasi berikut ini adalah yang direkomendasikan di Amerika Serikat (Negara lain mungkin menggunakan jadwal lain dan tidak memberikan 4 dosis sebagai imunisasi dasar).
a)   Untuk anak-anak berusia kurang dari 7 tahun.
      Imunisasi dasar untuk vaksin DtaP atau DTP-Hib, 3 dosis pertama diberikan dengan interval 4-8 minggu. Dosis pertama diberikan saat bayi berusia 6-8 minggu; dosis ke-4 diberikan 6-12 bulan setelah dosis ke-3 diberikan. Jadwal ini tidak perlu diulang kembali walaupun terjadi keterlambatan dalam pelaksanaan jadwal tersebut.
Dosis ke-5 diberikan pada saat usia 4-6 tahun (usia masuk sekolah); dosis ke-5 ini tidak perlu diberikan jika sudah mendapat dosis ke-4 pada usia 4 tahun. Bila komponen pertusis dari DTP merupakan kontraindikasi, sebagai pengganti dapat diberikan vaksin DT.
b)   Untuk usia 7 tahun ke atas:
       Mengingat efek samping pemberian imunisasi meningkat dengan bertambahnya usia maka dosis booster untuk anak usia di atas 7 tahun, vaksin yang dipakai adalah vaksin dengan konsentrasi / kadar diphtheria toxoid (dewasa) yang rendah. Sedangkan untuk mereka yang sebelumnya belum pernah diimunisasi maka diberikan imunisasi dasar berupa 3 dosis vaksin serap tetanus dan diphtheria toxoid (Td).
Dua dosis pertama diberikan dengan interval 4-6 minggu dan dosis ke-3 diberikan 6 bulan hingga 1 tahun setelah dosis ke-2. data yang terbatas dari Swedia menunjukkan bahwa jadwal pemberian imunisasi ini mungkin tidak memberikan tingkat perlindungan yang memadai pada kebanyakan remaja, oleh karena itu perlu diberikan dosis tambahan.
Untuk mempertahankan tingkat perlindungan maka perlu dilakukan pemberian dosis Td setiap 10 tahun kemudian.
4)   Upaya khusus perlu dilakukan terhadap mereka yang terpajan dengan penderita seperti kepada para petugas kesehatan dengan cara memberikan imunisasi dasar lengkap dan setiap sepuluh tahun sekali diberikan dosis booster Td kepada mereka.
5)   Bagi anak-anak dan orang dewasa yang mempunyai masalah dengan sistem kekebalan mereka (immunocompromised) atau mereka yang terinfeksi HIV diberikan imunisasi dengan vaksin diphtheria dengan jadwal yang sama bagi orang normal walaupun ada risiko pada orang-orang ini tidak memberikan respon kekebalan yang optimal.

B.   Penanganan Penderita, Kontak dan Lingkungan Sekitar
1)  Laporan kepada petugas kesehatan setempat: Laporan wajib dilakukan di hampir semua negara bagian di Amerika Serikat dan negara-negara lain di dunia, Kelas 2 A (lihat pelaporan tentang penyakit menular).
2) Isolasi: Isolasi ketat dilakukan terhadap penderita difteria faringeal, isolasi untuk difteria kulit dilakukan terhadap kontak hingga 2 kultur dari sampel tenggorokan dan hidung (dan sampel dari lesi kulit pada difteria kulit hasilnya negatif tidak ditemukan baksil. Jarak 2 kultur ini harus dibuat tidak kurang dari 24 jam dan tidak kurang dari 24 jam setelah penghentian pemberian antibiotika. Jika kultur tidak mungkin dilakukan maka tindakan isolasi dapat diakhiri 14 hari setelah pemberian antibiotika yang tepat (lihat 9B7 di bawah).
3)  Desinfeksi serentak:  Dilakukan terhadap semua barang yang dipakai oleh/untuk penderita dan terhadap barang yang tercemar dengan discharge penderita. Dilakukan pencucihamaan menyeluruh.
4) Karantina:  Karantina dilakukan terhadap dewasa yang pekerjaannya berhubungan dengan pengolahan makanan (khususnya susu) atau terhadap mereka yang dekat dengan anak-anak yang belum diimunisasi. Mareka harus diistirahatkan sementara dari pekerjaannya sampai mereka telah diobati dengan cara seperti yang diuraikan di bawah dan pemeriksaan bakteriologis menyatakan bahwa mereka bukan carrier.
5)   Manajemen Kontak:  Semua kontak dengan penderita harus dilakukan kultur dari sample hidung dan tenggorokan, diawasi selama 7 hari. Dosis tunggal Benzathine Penicillin (IM: lihat uraian dibawah untuk dosis pemberian) atau dengan Erythromycin selama 7-10 hari direkomendasikan untuk diberikan kepada semua orang yang tinggal serumah dengan penderita difteria tanpa melihat status imunisasi mereka. Kontak yang menangani makanan atau menangani anak-anak sekolah harus dibebaskan untuk sementara dari pekerjaan tersebut hingga hasil pemeriksaan bakteriologis menyatakan mereka bukan carrier. Kontak yang sebelumnya sudah mendapatkan imunisasi dasar lengkap perlu diberikan dosis booster apabila dosis imunisasi terakhir yang mereka terima sudah lebih dari lima tahun. Sedangkan bagi kontak yang sebelumnya belum pernah diimunisasi, berikan mereka imunisasi dasar dengan vaksinasi: Td, DT, DTP, DtaP atau DTP-Hib tergantung dari usia mereka.
6)   Investigasi kontak dan sumber infeksi: Pencarian carrier dengan menggunakan kultur dari sampel yang diambil dari hidung dan tenggorokan tidak bermanfaat jika tindakan yang diuraikan pada 9B5 diatas sudah dilakukan dengan benar. Pencarian carrier dengan kultur hanya bermanfaat jika dilakukan terhadap kontak yang sangat dekat.
7)   Pengobatan spesifik:  Jika diduga kuat bahwa seseorang menderita difteria didasarkan kepada gejala klinis maka antitoksin harus diberikan setelah sampel untuk pemeriksaan bakteriologis diambil tanpa harus menunggu hasil pemeriksaan bakteriologis tersebut. (Saat ini yang tersedia adalah antitoksin yang berasal dari kuda).
Diphtheria Antitoxin (DAT) tersedia di CD-Atlanta sebagai “investigational product”. Program imunisasi (Amerika Serikat) melayani permintaan DAT pada waktu jam kerja (pukul 08.00 am – 04.30 pm. EST; Senin – Jum’at dengan menghubungi nomor telepon 404-639-8255). Diluar jam kerja dan pada waktu hari libur menghubungi petugas jaga CDC pada nomor 404-639-2888. DAT disimpan di stasiun karantina yang tersebar di seluruh negara bagian di Amerika Serikat. Sebelum diberikan lakukan terlebih dahulu skin test untuk mengetahui adanya hypersensivitas terhadap serum kuda. Jika hasilnya negative, DAT diberikan IM dengan dosis tunggal 20.000 – 100.000 unit tergantung berat ringan serta luasnya penyakit. Untuk kasus berat pemberian IM dan IV dilakukan bersama-sama. Pemberian antibiotika tidak dapat menggantikan pemberian antitoksin.
Procain Penicillin G (IM) diberikan sebanyak 25.000 – 50.000 unit/kg BB untuk anak-anak dan 1,2 juta unit/kg BB untuk orang dewasa per hari. Dibagi dalam dua dosis. Penderita dapat juga diberikan erythromycin 40-50 mg/kg BB per hari maksimum 2 g per hari secara parenteral. Jika penderita sudah bisa menelan dengan baik maka erythromycin dapat diberikan per oral dibagi dalam 4 dosis per hari atau penicillin V per oral sebesar 125-250 mg empat kali sehari, selama 14 hari. Pernah ditemukan adanya strain yang resisten terhadap erythromycin namun sangat jarang. Antibiotik golongan macrolide generasi baru seperti azythromycin dan chlarithromycin juga efektif untuk strain yang sensitif terhadap erythromycin tetapi tidak sebaik erythromycin.
Terapi profilaktik bagi carrier: untuk tujuan profilaktik dosis tunggal penicillin G sebesar 600.000 unit untuk anak usia dibawah 6 tahun dan 1,2 juta unit untuk usia 6 tahun ke atas. Atau dapat juga diberikan erythromycin oral selama 7-10 hari dengan dosis 40 mg/kg BB per hari untuk anak-anak dan 1 gram per hari untuk orang dewasa.

C.   Penanggulangan Wabah
1)   Imunisasi sebaiknya dilakukan seluas mungkin terhadap kelompok yang mempunyai risiko terkena difteria akan memberikan perlindungan bagi bayi dan anak-anak prasekolah. Jika wabah terjadi pada orang dewasa, imunisasi dilakukan terhadap orang yang paling berisiko terkena difteria. Ulangi imunisasi sebulan kemudian untuk memperoleh sukurang-kurangnya 2 dosis.
2)   Lakukan identifikasi terhadap mereka yang kontak dengan penderita dan mencari orang-orang yang berisiko. Di lokasi yang terkena wabah dan fasilitasnya memadai, lakukan penyelidikan epidemiologi terhadap kasus yang dilaporkan untuk menetapkan diagnosis dari kasus-kasus tersebut dan untuk mengetahui biotipe dan toksisitas dari C. diphtheriae.

D.   Implikasi Bencana
Kejadian luar biasa dapat terjadi ditempat dimana kelompok rentan berkumpul, khususnya bayi dan anak-anak. Kejadian wabah difteria seringkali terjadi oleh karena adanya perpindahan penduduk yang rentan terhadap penyakit tersebut dalam jumlah banyak.
        E.   Penanganan Internasional
Orang yang mengadakan kunjungan atau singgah di negara-negara yang terjangkit difteria faucial atau difteria kulit dianjurkan mendapatkan imunisasi dasar. Dosis booster Td diberikan kepada orang yang sebelumnya telah mendapatkan imunisasi.